Majalah desain
Majalah desain
Terminal Bandar Udara

Terminal 2

Terminal Bandar Udara Terminal 2 adalah terminal bandar udara internasional di Guwahati, Assam, India, yang dirancang untuk melayani sekitar tiga belas juta penumpang setiap tahun. Arsitekturnya mengusung tema Bamboo Orchid (Anggrek Bambu), dengan kolom dan kelopak gantung yang dibentuk dari batang bambu berlapis finishing tahan api. Strategi pasif seperti optimalisasi orientasi matahari, insulasi berkinerja tinggi, dan perangkat peneduh meningkatkan efisiensi energi. Interior berketinggian ganda dengan skylight serta hutan kedatangan menghadirkan cahaya alami dan kehijauan ke dalam ruang. Fasilitas lapor diri mandiri, penyerahan bagasi cepat, dan gerbang elektronik mendukung kelancaran alur penumpang.

Anting

Rose Flower

Anting Rose Flower adalah sepasang anting yang terinspirasi oleh bunga dan tetesan embun di alam. Setiap anting dibuat dari emas kuning 18k dan dibentuk seperti bunga dengan enamel bakar berwarna. Sebanyak 112 diamond potongan bundar dengan total berat 2,2 karat mengelilingi bunga-bunga tersebut layaknya tetesan embun. Dua batu safir alami seberat 4,18 karat melengkapi pasangan anting ini. Teknik pengecoran logam, enamel bakar, dan pemasangan batu secara manual digunakan dalam proses produksinya. Setiap anting memiliki tinggi 57 milimeter dan lebar 32 milimeter. Warna enamel memberikan karakter yang khas dan mudah dikenali pada perhiasan ini.

Pusat Penjualan

Yango Starry Bay

Pusat Penjualan Yango Starry Bay adalah sebuah pusat penjualan yang berlokasi di Dehua, Provinsi Fujian, Tiongkok. Area interiornya mencakup 540 meter persegi. Rancangannya merujuk pada tradisi tungku pembakaran porselen setempat. Bentuk-bentuk tungku didekonstruksi dan disusun kembali dengan metode modern. Unit-unit bata menciptakan ritme melalui pengulangan, dan bentuk lengkung memberikan karakter yang khas pada ruang, menghubungkan interior dengan sejarah dan budaya lokal. Material yang digunakan meliputi bata, batu air (waterstone), baja nirkarat hairline berlapis bronze, dan cat lateks. Pengunjung dapat mempelajari rencana konstruksi, bertemu dengan manajer penjualan, dan membeli hunian di tempat ini.

Pusat Pemasaran

First Shiguangli

Pusat Pemasaran First Shiguangli adalah sebuah pusat pemasaran di Beijing, Tiongkok. Interiornya menggabungkan kantor penjualan dengan toko buku sehingga membentuk ruang komposit. Rancangannya mengubah area penjualan menjadi sebuah pulau buku yang berada di tengah kota yang sibuk. Cahaya dituntun masuk ke dalam ruangan untuk membentuk zona-zona tenang bagi kegiatan membaca dan beristirahat. Sebuah elemen pencahayaan bernama Light of Life dibuat dari logam dengan diameter 1450 milimeter dan tinggi 2700 milimeter. Proyek ini diselesaikan pada tahun 2021. Tujuannya adalah memperlambat ritme kunjungan dan menghadirkan pengalaman budaya yang menenangkan.

Desain Interior Hunian

Verdurous Home

Desain Interior Hunian Verdurous Home adalah desain interior hunian yang diciptakan untuk sebuah keluarga beranggotakan lima orang di Taichung, Taiwan. Properti ini memiliki luas 445 meter persegi. Dinding tanaman, yang lebih umum digunakan pada ruang komersial, memperluas skala vertikal ruangan dan menghidupkan suasana. Salah satu dinding tanaman membentuk area transisi sebelum ruang keluarga utama di lantai dua, tempat sofa biru, karpet, dan sebuah lukisan mengulang nuansa hijau. Material kayu dan batu menghadirkan suasana yang tenang. Lantai-lantai atas menampung ruang-ruang privat yang mengelilingi tangga sentral bermandikan cahaya matahari.

Desain Lanskap

Wanda Mall

Desain Lanskap Wanda Mall merupakan proyek lanskap komersial di Lanzhou, Tiongkok. Desain ini mencakup area sekitar 227.600 meter persegi, termasuk 27.800 meter persegi lanskap atap. Hutan menjadi tema utama, dan warisan lokal seperti Jalur Sutra, Sungai Kuning, serta Dataran Tinggi Loess menjadi acuan bagi penataan ruangnya. Pepohonan asli dan tanaman tahan kekeringan dikombinasikan dengan spesies introduksi agar sesuai dengan iklim yang kering dan berangin sekaligus menekan kebutuhan pemeliharaan. Batu artifisial digunakan sebagai material dekoratif. Tujuannya adalah menjadikan interaksi sehari-hari dengan alam sebagai bagian dari suasana komersial.