Majalah desain
Majalah desain
Kemasan Minuman Keras

Xijiu Matured Liquor

Kemasan Minuman Keras Xijiu Matured Liquor adalah desain kemasan untuk seri minuman keras Tiongkok. Botolnya mempertahankan siluet gendang khas merek tersebut dan merujuk pada bentuk bundar sebuah artefak yang tersimpan di Museum Istana, bentuk yang dalam budaya tradisional Tiongkok dikaitkan dengan kesempurnaan dan keharmonisan. Keterangan usia 15 dan 30 tahun diukir dengan laser menyerupai pita yang mengalir. Tutupnya menggunakan bentuk empat sisi bermakna keberuntungan serta dapat dibuka dan ditutup dengan mulus. Di bagian dalam, ilustrasi orisinal bergaya cukil kayu menampilkan lanskap di sepanjang Sungai Chishui beserta bahan-bahan pembuatan minuman. Kotak luarnya mudah dibawa dan disimpan.

Kemasan Bir

Nong Li

Kemasan Bir Nong Li adalah desain kemasan bir yang terinspirasi oleh Kebudayaan Yangshao dari Tiongkok kuno. Botolnya dibentuk menyerupai Shuang Er Ni Yu, wadah tembikar bermotif ikan salamander yang digunakan sebagai tempat minuman keras pada kebudayaan awal tersebut. Keahlian kerajinan tembikar hitam dipadukan dengan bentuk kaca tradisional, dan warna gelapnya melindungi bir dari cahaya serta perubahan suhu. Pola-pola geometris menambah daya tarik visual sekaligus memberikan cengkeraman yang mantap. Tutupnya menggambarkan empat tahap ritual bersulang Tiongkok kuno: mencicipi, menawarkan, menanggapi, dan membalas.

Kemasan Botol Minuman Keras

San Liang Jiang

Kemasan Botol Minuman Keras San Liang Jiang adalah kemasan untuk minuman keras yang terinspirasi oleh budaya Sanxingdui, sebuah situs kuno dalam sejarah Tiongkok. Botol keramiknya mengambil bentuk dari wajah manusia perunggu, dan bagian atas botol dapat digunakan sebagai cangkir. Cat semprot dan hot stamping emas diaplikasikan pada permukaannya, dengan warna hitam sebagai warna utama. Botol tersebut dibungkus dengan material menyerupai tanah liat dan ditempatkan di dalam kotak kaleng cembung berukuran 250 kali 175 kali 100 milimeter. Sekop kecil, kuas, dan palu turut disertakan, sehingga botol tersebut tersingkap layaknya sebuah artefak hasil penggalian.

Kemasan Anggur

Moutai Dream Red

Kemasan Anggur Moutai Dream Red adalah desain kemasan yang diciptakan untuk produk minuman keras asal Tiongkok. Kemasan ini berukuran 137 kali 137 kali 360 milimeter dan menggunakan warna merah sinabar yang terinspirasi dari kerajinan lakuer Dinasti Han, dipadukan dengan warna hitam untuk tampilan yang mewah. Sebuah ilustrasi menampilkan maskot merek yang mengangkat gelas sebagai tanda perayaan. Strukturnya menerapkan teknik pelubangan (hollowing), hot stamping, dan pencetakan ultraviolet pada kertas khusus terbarukan. Sekitar 95 persen dari kemasan ini ramah lingkungan dan dapat terurai secara hayati. Desain ini ditujukan untuk keperluan hadiah, koleksi, dan jamuan.

Pusat Pengunjung

Red Fort Center

Pusat Pengunjung Red Fort Center adalah pusat pengunjung yang terletak di dalam kawasan Red Fort di Delhi, sebuah Situs Warisan Dunia. Proyek ini merupakan pemanfaatan adaptif (adaptive reuse) barak-barak peninggalan masa kolonial yang telah bertahun-tahun tidak digunakan. Pekerjaan konservasi mengandalkan material lokal, meliputi kapur, bubuk bata, serat jute dan pasir Badarpur, dengan bata khusus yang dibuat menyesuaikan dimensi aslinya. Batu pasir merah dari tambang yang dahulu memasok bahan bangunan benteng ini melapisi seluruh lantai. Terbentang seluas 20.000 kaki persegi pada dua lantai, pusat ini menyediakan layanan tiket, fasilitas umum serta galeri terkurasi yang menghadirkan sejarah benteng tersebut.

Manusia Digital Kecerdasan Artifisial

Xijiajia

Manusia Digital Kecerdasan Artifisial Xijiajia adalah manusia digital yang diciptakan dan digerakkan oleh kecerdasan artifisial. Penampilan Xijiajia dihasilkan dengan memadukan fitur wajah dari belasan perempuan Asia populer. Ekspresi wajah, gerakan, tutur kata, dan pakaiannya juga dihasilkan oleh algoritma serta dapat diubah agar sesuai dengan setiap adegan. Xijiajia mampu melakukan percakapan waktu nyata, bernyanyi, menari, berdandan, melakukan siaran langsung, serta menciptakan lukisan, musik, dan aransemen. Bahasa isyarat dan beberapa bahasa lisan turut didukung, sehingga membantu pengguna dengan gangguan pendengaran. Proyek ini mengeksplorasi bagaimana manusia dan mesin dapat bekerja bersama.